tendollar2surf

Sabtu, 01 Desember 2007

Relokasi Pasar Klithikan

Dalam rangkaian acara pengoperasian pasar Klithikan Pakuncen DiadakanTasyakuran dan Doa bersama para pedagang yang dihadiri pula oleh KetuaDPRD Kota Arief Noor Hartanto, SIP Kadinas Pengelolaan Pasar Ahmad Fadli,Kadinas Perindagkop Aman Yuriadijaya dan jajaran Muspida Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Walikota Yogyakarta H. Herry Zudianto berharap dengan kepindahan parapedagang klithikan lokasi lama (jl. P. Mangkubumi) ke Pasar Klithikan Pakuncen dapat akanmembawa berkah dan rejeki buat pada pedagang disamping adanya kepastianstatus hukum para pedagang itu sendiri, ini disampaikan HerryZudianto pada malam Tasyakuran menjelang Buka Lawang Pasar KlithikanPakuncen. Sabtu (10/11)
Walikota Yogyakarta H Herry Zudianto mengatakan, tekadPemkot untuk memindah pedagang klithikan di Jalan Mangkubumi, Jalan AsemGede, dan Alun-alun Kidul ke Pasar Klithikan kuncen ini untuk meningkatkanstatus hukum pedagang dari pedagang informal menjadi pedagang formal.Dengan bersatunya pedagang, diharapkan pembeli dari berbagaitempat juga akan menyatu, sehingga pembeli bisa mendapatkan semua yangmereka butuhkan tidak harus datang ke tiga tempat sebelumnya.Walikota menambahkan, keberadaan pasar Pakuncen ini juga diharapkan lebihmeningkatkan perkembangan kawasan pakuncen itu sendiri. Pemilihan lokasi di bekas Pasar Pakuncen ini karena dilihat potensi perkembangan wilayah diPakuncen sangat pesat dalam 5 tahun terakhir ini.Selanjutnya, Pemkot berjanji untuk mempromosikan keberadaan PasarKlithikan Pakuncen sehingga akan meningkatkan jumlah pengunjung bahkanakan dijadikan ikon pariwisata andalan di Kota Yogyakarta.Walikota merasa kasihan, sebetulnya ada pedagang yang sebetulnya lurus,ingin dan percaya kepada pemimpin, menghormati pimpinan karena semuapemimpin akan menuju kebaikan tapi karena dipengaruhi sana-sini denganjanji yang muluk. Namun Walikota percaya bahwa Allah mendengar doa-doayang dipanjatkan bapak-ibu sekalian.Walikota juga merasa ada ganjalan dalam relokasi ini kenapa tidak semuapedagang Mangkubumi ini bisa pindah, dan merasa prihatin ketidakmauanmereka untuk berpindah ke Pakuncen ini dipengaruhi oleh pihak lain yangtidak bertanggung jawab karena banyaknya kepentingan, yang tidak diraskanpara pedagang yang hanya dijadikan tunggangan.Walikota berharap kepada para pedagang yang sudah pindah untuk tetapmencintai rekan-rekan mereka yang belum bersedia pindah ke Pasar Pakuncen.Walikota juga tidak berkenan dengan istilah kelompok kontra bagi parapedagang yang tidak mau berpindah, namun Walikota menamai kelompoktersebut dengan istilah yang lebih halus yakni kelompok yang mungkin belummemahami.Walikota meminta kepada para pedagang yang telah bersedia pindah ke PasarKlitikan Pakuncen untuk menganggap para pedagang yang belum bersediapindah tidak dianggap sebagai musuh dan berharap untuk memberikan doa,cinta dan empati kepada mereka yang belum mau berpindah.Walikota tidak pernah menanggapi segala pemberitaan dimedia massa terhadap mereka yang belum mamahami, karena Walikotamenganggap mereka yang belum memahami adalah bukanlah musuh. Hanyamembalas dalam doa, agar Allah memberikan frekwensi yang sama sehinggabisa mewujudkan mimpi bersama.Walikota menegaskan, bahwa pemimpin dengan segala kekuatan, tenaga,pikiran, waktu dan hati mimikirkan kesejahteraan rakyatnya, sementararakyat yang baik, adalah rakyat yang mempercayai dan menghormatipemimpinnya.Walikota mengajak untuk ajur, ajer, saiyeg saekoproyo, dengan menggucapBismillahnirahman’nirohhim, kita bermunajad kepada Allah untuk merubahnasib lebih baik dari sebelumnya.
Untuk mempromosikan keberadaan Pasar Kuncen Pemkot Yogyakarta telahmemiliki beberapa program antara lain; pemasangan papan-papan petunjuk diberbagai tempat terutama di perempatan-perempatan. Dan akan mencari namabaru yang bisa mudah diingat dan menjadi satu ikon.Walikota mengajak pedagang untuk segera membentuk koperasi paguyubanpedagang pasar, karena menurutnya dengan adanya koperasi yang menjadi sokoguru perekonomian, Pemerintah berkewajiban untuk memback up danmemberikan bantuan, Walikota berjanji akan terus mengawal para pedagang sampai para pedangan merasa mapan lebih baik dari sebelumnya.Walikota mengajak para pedagang untuk menjaga pasar agar pasar ini bisadipercaya masyarakat. Diharapka semua yang terjadi yang terjadi di PasarKuncen merupakan sebuah akad saling percaya, yang membuat semua pihakmerasa senang sehingga mendatangkan barokah.

Tidak ada komentar: